Percepatan Pencegahan Stunting – Sudah 3.823 Guru PAUD Ikuti PCP Pencegahan Stunting

Spread the love

GTK PAUD – Untuk mewujudkan generasi emas tahun 2045 mendatang, terdapat banyak tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah persoalan stunting yang masih mendera kalangan balita di Indonesia. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Dr. Ir. Suprayoga Hadi, MSP, mengatakan bahwa prevalensi stunting di Indonesia tahun 2020 sebesar 27,7%. “Presiden Joko Widodo telah menargetkan tahun 2024 prevalensi stunting di Indonesia harus turun mencapai 24,1%,” katanya.

Sementara kondisi kabupaten/kota dengan prevalensi stunting dibawah 20% naik dari 34 kabupaten/kota pada 2018 menjadi 81 kabupaten/kota pada tahun 2019. Dalam perbandingan antarwilayah per kabupaten/kota tahun 2019 terdapat 81 kabupaten/kota yang prevalensi stuntingnya sudah baik atau di bawah 20%.

Jika dilihat sebarannya, provinsi yang prevalensinya di bawah 20% meliputi: Bali, Kepulauan Riau, Kep Bangka Belitung dan DKI Jakarta. “Tetapi masih ada 28 provinsi yang prevalensi stuntingnya 20-40% dan terdapat dua provinsi yang prevalensi stuntingnya masih di atas 40% yakni Sulawesi Barat dan NTT,” katanya saat memaparkan Progres dan Tantangan Implementasi Stranas Percepatan Pencegahan Stunting, di Hotel Excelton, Palembang dalam kegiatan menyelenggarakan Workshop Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Pilot Project Pelatihan Guru PAUD Secara Daring dan Ujicoba Penginputan Data Pilot Project Ke Aplikasi Sim Diklat (4-7 April 2021).

Kemendikbud, kata Suprayoga, telah berperan cukup baik dan maksimal dengan mengadakan pelatihan calon pelatih bagu gurupa PAUD. Pelatih-pelatih tersebut telah diprkaya pengetahuannya dengan materi gizi. “Harapannya, guru PAUD ini bisa menyampaikan pada guru PAUD terdekat, minimal dalam satu sekolah atau wilayah tugas serta menyampaikan pentingnya makanan bergizi bagi masyarakat terutama kaum ibu yang memiliki balita,” ujarnya.

Dalam PCP guru PAUD percepatan pencegahan stunting, Suprayoga mengatakan, bahwa Direktorat GTK PAUD telah menunjukkan hasil menggembirakan dengan telah menyiapkan modul pelatihan guru PAUD dan memasukkan isu gizi. “Tahun 2019 sudah sebanyak 1.966 guru PAUD pelatih sudah dilatih di 100 kabupaten/kota dan tahun 2020 sebanyak 1.857 orang sudah dilatih di 100 kabupaten/kota,” ujarnya. ***